DIET SEHAT DENGAN KOLANG-KALING

image

Kolang-kaling memiliki kandungan gelatin (low glycemic index/low GI), vitamin A, B dan C diketahui memiliki efek baik bagi tubuh. Tingginya kandungan air dalam kolang-kaling sebesar 94% memberikan efek menyegarkan.

Siapa yang tidak kenal kolang-kaling? Buah ini kerap menjadi bahan campuran es campur. Di balik bentuknya yang lonjong, berwarna putih bening dengan tekstur padat, lunak dan kenyal, ternyata kolang-kaling menyimpan khasiat kesehatan yang sangat besar.

Kolang-kaling adalah buah dari pohon aren. Penjualannya dijumpai di pasar tradisional dan modern. Masyarakat Sunda menyebut kolang-kaling dengan nama cangkaleng. Rasa dan baunya unik. Tekstur kenyal inilah yang paling disukai. Kolang-kaling kerap ditemui sebagai pelengkap es. Saat puasa, buah ini menjadi sajian buka utama.

Kolang-kaling tak hanya enak, tapi kandungan gizinya bermanfaat bagi kesehatan dan bisa memulihkan stamina dan kebugaran badan. Kolang-kaling kaya kandungan mineral seperti potasium, iron (zat besi), kalsium, fosfor yang bisa menyegarkan tubuh, serta memperlancar metabolisme tubuh. Selain itu, juga mengandung vitamin A, vitamin B dan vitamin C.

Kadar gelatin (low GI) kolang-kaling cukup tinggi, sehingga bermanfaat mempercepat rasa kenyang dan menghentikan nafsu makan, sehingga cocok sebagai makanan diet. Serat kolang-kaling juga membantu memperlancar proses pembuangan air besar secara teratur.

Kolang-kaling kaya akan serat dan mineral. Setiap 100 gram kolang-kaling mengandung energi 27 kkal, protein 0,4 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 6 gram, serat 1,6 gram, kalsium 91 mg, fosfor 243 mg dan zat besi 0,5 mg. Kadar air kolang-kaling mencapai 94%.

Tingginya kandungan mineral seperti potasium, kalsium, besi dan fosfor berkhasiat menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

Makanan Diet

Menurut penelitian, dalam 100 gram kolang-kaling terkandung 0,69 gram protein, karbohidrat 4,0 gram, kadar abu 1 gram, dan serat kasar 0,95 gram. Kadar air kolang-kaling relatif sangat tinggi mencapai 94%, serta memiliki kadar gelatin (low GI) yang cukup tinggi.

Dengan kadar gelatin (low GI) yang cukup tinggi, hal ini memiliki manfaat membantu mempercepat rasa kenyang, menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan konsumsi makanan menurun sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet.

Fungsi yang cukup penting dari kolang-kaling adalah sebagai penyedia serat pangan (dietary fiber) yang cukup berarti dalam diet tubuh manusia.

Fungsi utama serat pangan
• memperlambat kecepatan pencernaan dalam usus, sehingga aliran energi ke dalam tubuh menjadi berkurang yang berakibat mencegah obesitas;
• memberikan perasaan kenyang yang lebih lama, sehingga memperlambat munculnya rasa lapar dan membantu mengendalikan berat badan;
• memperlambat kemunculan gula darah (glukosa), sehingga membutuhkan sedikit insulin dan mencegah diabetes insulin;
• meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dengan cara meningkatkan motilitas (pergerakan) usus besar;
• mengikat asam empedu sehingga bermanfaat untuk mengurangi lemak dan kolesterol, kemudian mengeluarkannya melalui feses;
• mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit jantung;
• mengurangi risiko wasir, divertikulosis, dan kanker usus besar.

Kunci mengontrol rasa lapar adalah dengan menstabilkan gula darah.

Mengonsumsi makanan low GI terbukti ampuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah sehingga anda tidak akan cepat merasa lapar. Akan lebih baik lagi jika mengombinasikan makanan low GI dengan makanan berserat dan berprotein tinggi untuk memperlancar metabolisme tubuh.

Dari uraian diatas, buah kolang-kaling memiliki semua yang dibutuhkan bagi diet sehat anda. Yang pasti dari aspek harga, kolang-kaling harganya sangat terjangkau.

Pola diet yang dianjurkan: Gantikan sarapan pagi dan/atau makan malam anda dengan semangkok kecil kolang-kaling rebus (100 – 200 gram). Untuk makan siang tetap normal.

Mengatasi Asam Urat (Diet Rendah Purin)

Gantikan makan pagi dan makan malam anda dengan sekitar 200 gram kolang-kaling. Makan siang normal. Dengan demikian, secara tidak langsung anda telah melakukan diet rendah purin. Sebagaimana kita ketahui purin adalah penyebab terjadinya penumpukan asam urat yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan dipersendian.

Mengatasi Radang Sendi

Penyakit radang sendi menyebabkan gejala sakit di lutut setelah berjalan beberapa menit atau ketika menaiki tangga. Hal itu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kolang-kaling dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk meredakan penyakit tersebut.

Kolang-kaling mengandung 52,9% karbohidrat. Karbohidrat dalam daging kolang-kaling umumnya adalah galaktomannan. Dalam dunia farmasi galaktomannan ini menjadi bahan obat beberapa jenis penyakit seperti radang sendi. Galaktomannan berefek analgesik atau pereda sakit sehingga dapat mengurangi rasa sakit pada radang sendi.

Untuk mengatasi/ mencegah radang sendi, buah kolang-kaling dimasak dengan cara direbus tanpa menggunakan gula atau pewarna. Dapat juga dibuat manisan dengan menggunakan tambahan gula batu dan daun pandan atau jahe. Konsumsi sebanyak 100 – 200 gram perhari sebagai camilan.

Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat kasar dalam kolang-kaling mencapai 39%. Kandungan serat yang cukup tinggi ini baik untuk melancarkan pencernaan. Kandungan serat yang tinggi dan kandungan karbohidrat yang tinggi menjadikan kolang-kaling lebih lama dicerna dalam perut sehingga dapat menekan nafsu makan dan menyimpan energi lebih lama.

Serat kolang-kaling yang masuk ke tubuh menyebabkan proses pembuangan air besar teratur sehingga dapat mencegah kegemukan atau obesitas.

Memperkuat Tulang (Mencegah Osteoporosis).

Banyak masyarakat mengkonsumsi susu sebagai sumber kalsium. Tapi susu mengandung kalori tinggi, sehingga dikhawatirkan bobot tubuh bertambah. Bila kegemukan terjadi, maka sendi semakin sakit, karena tulang tidak kuat menyangga tubuh.

Kolang-kaling mengandung kalsium cukup tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan tulang. Dalam setiap 100 gr kolang-kaling mengandung 91 mg kalsium. Pada susu sapi murni, setiap 100 gr susu sapi murni mengandung 125 mg kalsium. Tingginya jumlah kalsium pada kolang-kaling ini dapat digunakan sebagai sumber kalsium alternatif selain susu.

Cara Merebus Kolang-kaling Yang Disarankan.

Sebelum direbus, rendam kolang-kaling dalam air bekas cucian beras selama 2 sampai 3 jam, tiriskan dan rebus 2 hingga 3 kali, tiriskan. Terakhir rebus gula pasir (atau lebih baik gula batu) campurkan daun pandan atau daun jeruk yang berfungsi sebagai pengawet alami. Kolang-kaling yang telah ditiris dimasukkan kedalam rebusan gula untuk beberapa saat. Dinginkan dan simpan ditempat yang tertutup rapat (tupper ware) dan masukan kedalam kulkas untuk dikonsumsi dalam beberapa hari. Air rebusan gula yang digunakan untuk merendam kolang-kaling rebus, sebaiknya jangan diminum (buang saja).

Catatan: Kolang-kaling dalam proses awalnya menggunakan kapur untuk menghilangkan getah. Proses didalam rendaman bekas cucian beras dan perebusan berulang, dimaksudkan untuk melarutkan kadar kapur (dan/atau bahan pengawet) yang tertinggal pada proses pengolahan awal.

Sumber : Tabloid Sinar Tani (http://tabloidsinartani.com/read-detail/read/khasiat-tersembunyi-kolang-kaling/) dan berbagai sumber termasuk Hasil Loka Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Riau Jl. Pelabuhan Sungai Jang No. 38 Tanjungpinang, Kepulauan Riau – Indonesia (2013).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s